SETU BABAKAN, Penjaga budaya Betawi

SETU BABAKAN, Penjaga budaya Betawi

Setu Babakan atau Danau Babakan adalah danau buatan yang berlokasi di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa,  Jakarta Selatan,  bersebelahan dengan kota admisnistratif Depok- Jawa Barat yang berfungsi sebagai pusat Perkampungan Budaya Betawi. Setu Babakan merupakan suatu area yang dijaga untuk menjaga warisan budaya Jakarta, yaitu budaya asli Betawi.

Babakan menempati area 32 hektar (79 akre) dimana airnya berasal dari Sungai Ciliwung dan saat ini digunakan untuk memancing bagi warga sekitarnya. Danau ini juga merupakan tempat untuk rekreasi air seperti memancing, sepeda air, atau bersepeda mengelilingi tepian setu.

Setu Babakan adalah sebuah kawasan perkampungan yang ditetapkan Pemerintah Jakarta sebagai tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi secara berkesinambungan. Perkampungan yang terletak di selatan Kota Jakarta ini merupakan salah satu objek wisata yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana khas pedesaan atau menyaksikan budaya Betawi asli secara langsung. Di perkampungan ini, masyarakat Setu Babakan masih mempertahankan budaya dan cara hidup khas Betawi,  memancing, bercocok tanam, berdagang, membuat kerajinan tangan, dan membuat makanan khas Betawi. Melalui cara hidup inilah, mereka aktif menjaga lingkungan dan meningkatkan taraf hidupnya.

Setu Babakan sendiri sudah ditetapkan menjadi cagar budaya Betawi sejak 17 tahun lalu, tepatnya pada 18 Agustus 2000. Setu Babakan menjadi pusat budaya Betawi ini ditetapkan lewat Peraturan Gubernur No. 9 tahun 2000. Setelah Pergub tersebut terbit, Gubernur DKI Jakarta kala itu, Sutiyoso mulai mempersiapkan Setu Babakan menjadi kawasan istimewa bernuansa budaya Betawi.

Di kawasan yang ditujukan untuk melestarikan budaya betawi ini, pengunjung dapat melihat aktivitas sehari-hari masyarakat Betawi, seperti pencak silat , memancing, menjala, bertani, dan berdagang. Anda juga dapat kegiatan memasak makanan khas Betawi, misalnya sayur asem, sayur lodeh, ikan pecak, dan lain-lain.

  Wapress Bulungan “Disini semua aliran seni diapresiasi”

 

Selain dijadikan tempat pelestarian budaya Betawi, Setu Babakan juga bisa berfungsi sebagai objek wisata di Jakarta Selatan. Di sana, Anda akan melihat 3 jenis rumah khas Betawi, yaitu rumah Betawi gudang atau kandang, rumah Betawi Kebaya atau Bapang, dan rumah Joglo.

 

Berbagai pertunjukan juga kerap digelar di Setu Babakan. Anda bisa melihat kesenian khas Betawi berupa Lenong, Tari Topeng, Tanjidor, Marawis, Gambang Kromong, Tari Lenggang Nyai, dan Tari Narojeng. Di kawasan ini juga seringkali digunakan untuk latihan silat Betawi, tari-tarian Betawi dan jenis seni khas Betawi lainnya.

Melengkapi informasi tentang Betawi dimasa lampau, di Setu Babakan juga terdapat Museum Betawi. Lukisan, benda-benda antik, dan hasil produk budaya Betawi lainnya dipamerkan di museum tersebut.

Lukisan-lukisan wajah aktor lawas asli Betawi Benyamin Sueb, komposer Ismail Marzuki, dan beberapa tokoh ternama Betawi lainnya terpampang di dalam museum. Benda-benda antik yang dipamerkan antara lain senjata pusaka, alat musik klasik Betawi, batik Betawi, hingga sepeda ontel.

Untuk mengunjungi kawasan Setu Babakan Kampung Betawi kita dapat menggunakan angkutan umum dengan menggunakan bus metromini 616 jurusan Blok M, Pasar Minggu. Dan bila dari terminla Depok, kita bisa menggunakan angkutan bernomer 128. Dan bila kita menggunakan kendaraan pribadi, motor atau mobil sebaiknya kita mengambil jurusan ke arah Srengseh Sawah, Jakarta Selatan. Atau kita dapat mengikuti petunju arah Peta Setu Babakan. (MAFA)

Leave a Reply

%d bloggers like this: