Saham Seharga 1 juta Rupiah untuk Kalangan Milenial

Saham Seharga 1 juta Rupiah untuk Kalangan Milenial

Generasi milenial memang dikenal lebih suka menghabiskan dananya untuk konsumsi, ketimbang investasi. Padahal investasi sangat penting untuk jaminan hidup generasi muda mendatang.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menyatakan, generasi milenial juga penting melakukan investasi untuk mendorong roda perekonomian Indonesia. Lantaran, jumlah penduduk saat ini di dominasi generasi milenial akibat adanya bonus demografi.

“Memang peran milenial semakin penting, jumlahnya besar dan jadi motor perekonomian Indonesia. Generasi milenial memang suka konsumsi, tapi investasi juga hal yang penting, maka mereka bisa memulai investasi pada sesuatu hal yang sesuai dengan mereka,” katanya.

Menurutnya, milenial juga dapat memilih pasar modal sebagai salah satu pilihan investasi. Para generasi muda itu dapat memilih saham di sektor yang sesuai dengan perkembangan saat ini, seperti yang berkaitan dengan digital ataupun properti.

“Mereka bisa berinvestasi yang sesuai menurut mereka. Era mereka kan berkaitan dengan teknologi, saham-saham itu bisa dilirik. Atau juga bisa ambil saham properti yang terus berkembang,” jelas dia.

Mengingat para milenial memiliki tingkat konsumsi yang tinggi, maka bisa memulai menanamkan dananya di pasar saham dengan budget Rp1 juta. Hans menyatakan, dengan budget sebesar itu, milenial bisa membeli saham-saham yang harganya hingga Rp10.000 per lembar.

Ada beberapa saham yang rekomendasikan oleh Hans untuk para milenial, diantaranya saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau TLKM, yang memang berkaitan dengan teknologi. Pada penutupan perdagangan Jumat (19/7/2019), saham TLKM berada di level Rp4.270 per lembar.

  Dharma Jaya Layani Pesanan Hewan Kurban

“Kalau dilihat saham TLKM kan sekitar Rp4.000-an, kalau kita hitung Rp4.000 per lembar di kali 1 lot itu 100 lembar, jadi Rp400 ribu. Bisa beli 2 lot jadinya. Begitu juga dengan saham-saham yang harga Rp5.000, bisa beli dua lot,” jelas dia.

Menurutnya, bisa juga PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI, maupun saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, saham BMRI berada di level Rp7.875 per saham dan BBNI di level Rp8.900 per saham.

“Perkembangan sekarang kan adanya peer to peer lending, bisa pilih saham bank yang memang memiliki fintech itu. Di antaranya BBNI dan BMRI juga bisa,” katanya.

Di samping itu, Hans juga merekomendasikan saham di sektor properti, yang memang bisnis dis sektor ini terus berkembang kedepannya. Rekomendasinya saham PT PP Properti Tbk atau PPRO, yang pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level Rp119 per lembar saham.(Yohana A.U-Ocezone)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: